About “Memory Art by Watchson”
Kuangkat kumpulan kertas A4 yang telah aku goreskan dengan berbagai media dan jujur, aku sangat banga ketika menggenggamnya meskipun goretan-goretan itu lebih layak disebut kumpulan kertas lusuh.
Kutarik secarik kertas, tepat dari bagian bawah kanan kertas tersebut. Tepat di bawah ibu jari ku, tertutup tulisan yang berbunyi “Memory Art by watchson”. Ibarat sebuah lukisan terkenal yang dibubuhi tanda tangan sang seniman. Bertanya dalam arti, apa arti kata-kata ini…
Yah… serasa ironi, sebab akulah yang telah menggoreskan tinta lewat ujung pena tepat di atas kertas itu. Kulihat lukisanku yang lain, kata-kata itu selalu muncul… Kucoba mengingat kembali, sejak kapan aku menggoreskan kata-kata itu hingga sekarag selalu terulang dan berulang lagi. Ya aku harus mengakui kalau kata-kata itu buakn kata-kataku sendiri, tapi kata-kata itu mlekat di kepala ini sejak aku melihat lukisan mungil yang sepertinya tak terawat di belakang rumah ku, ya di gubuk tempat peminjaman CD film itu. Dengan lihai sang kreatornya telah mengayunkan kuasnya yang telah dicelupkan ke dalam cat putih, hingga terlihat jelas kata-kata itu…
“Memory Art by…..”
Lukisan itu telah menginspirasi aku, dan sejak itu kucoba selalu menirukan lukisan itu walaupun sampai sekarang aku tak saggup. Lukisan itu original, dan butuh emosi, pikirku dalam hati. meskipun aku tak sanggp mnirukan lukisan itu, tapi aku telah mendapatkan semangat dari sang kreatornya… hingga kini aku masih tetap memegang kuas di atas kanvas ku, dan kububuhi kata-kata itu, kuganti nama pelukisnya dengan nama ku sendiri…
Memory Art by Watchson
Terimakasih, kini aku mengerti makna semangat, emosi, dan originalitas sebuah karya seni… Do not be a plagiator.
Filed under: 1 | Leave a Comment
No Responses Yet to “About “Memory Art by Watchson””