Some body help me….

Anybody…

nobody…

Hampir semua orang yang aku temui berkata demikian, ketika mereka mengejar impian mereka mendapatkan sebuah gelar sarjana. Wajar aku rasa, bahkan steramat wajar, sebab ini adalah perjuangan. Perjuangan demi sebuah gelar yang disisipkan di nama babtis kita masing-masing, tak terkecuali aku.

Hari ini, aku tak tahu akan berbuat apa, walaupun sebenarnya banyak hal yang harus aku kerjakan, ya, seharusnya aku tahu dan sadar benar akan apa yang aku impikan dahulu dan apa yang harus aku lakukan untuk semua ini. Banyak hal yang harus diperjuangkan, banyak juga yang harus dikorbankan, demikian juga perjuangan, dan sejalan dengan itu banyak juga bantuan yang diterima.

Aku telah merasakannya, meski aku tak benar-benar mengerti apa yang sedang aku lakukan. Yang terlintas di otak ini adalah, Sarjana itu tidak sebatas gelar yang disematkan begitu saja ibarat seorang serdadu pulang dari medan perang dengan membawa kemenangan. Tapi sarjana itu adalah bagian dari perjuangan dalam kehidupan ini. Akhirnya aku tersadarkan akan makna dari sebuah slogan dan pegangan hidup seseorang (ntah siapa orangnya, aku pun tak tahu). AKu mendengar slogan ini beberapa bulan lalu, tak lebih dari 3 bulan dari seorang yang bergelar sarjana, katanya:

” Kesarjanaan mu itu adalah milik masyarakat”

Demi meraih sebuah gelar sarjana, … sekarang aku tahu aku harus berbuat apa, dan ketulusan hati adalah kunci dari perjuangan ini, tentunya harus dibarengi dengan semangat, semangat untuk berbagi, spirit for sharing.

Memory Art by Watchson



No Responses Yet to “Demi Gelar Sarjana”  

  1. No Comments Yet

Leave a Reply